Tambang Ilegal Menjamur, AWPI Wayka Angkat Bicara

Way Kanan, Tilasnews.com: Terkesan adanya pembiaran dari jajaran pemerintah dan aparat keamanan terkait adanya aktivitas Tambang Ilegal ( TI ), di wilayah Kabupaten Way Kanan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan TI ini, bukannya berhenti tetapi justru semakin ramai, karena dugaan adanya dukungan dari pemilik modal, dan para pemangku jabatan.

Bahkan, pada salah satu titik TI telah tersedia satu alat berat yakni eksavator, dan mesin besar, untuk melaksanakan penambangan, sehingga kerusakan lingkungan tidak dapat dihindarkan lagi.

Hal ini membuat Ketua DPC AWPI Way Kanan, Agus Medi sangat prihatin dan menyayangkan sikap para pemangku jabatan yang tidak tegas, bahkan ada dugaan mereka juga terlihat di kegiatan tersebut.

“Kami sangat prihatin sekali dengan rusaknya lingkungan yang ada disekitar TI, yang sengaja merusak ekosistem demi kebutuhan hidup mereka,” kata Agus Medi.

Selain merusak lingkungan, tambah Agus Medi, tidak dipungkiri selama menjalankan TI ini, juga telah menghilangkan nyawa para pekerjanya, baik tertimbun tanah, atau hal lain, karena tidak adanya peralatan penyelematan kerja.

“Sering terdengar adanya kecelakaan yang menimpa para pekerja TI tersebut, yang tidak jarang menelan korban jiwa, ini ironis sekali dan resiko pekerjaan yang tinggi,”ujarnya.

Oleh karena itu Agus Medi berharap, pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk menindak tegas atas kerusakan alam yang disebabkan oleh tambang ilegal ini, begitu juga dengan aparat penegak hukum yang memang sudah tugasnya menertibkan.

“Kalau tidak ditindak maka para pelaku TI akan menyebabkan lingkungan akan semakin rusak, dan mereka seolah – oleh berlindung dibalik sesuatu, sehingga tetap berani bekerja sebagai TI,” tegas Agus Medi. (Tim AWPI WK ).

Related posts